Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Visa Schengen, ‘Free Pass Visa’ untuk Negara-negara di Uni Eropa | Pasarpolis Blog

Visa Schengen, ‘Free Pass Visa’ untuk Negara-negara di Uni Eropa

 by pasarpolis |  2015-12-07 02:38:55

suatu hal yang tidak mengenakkan adalah ketika harus berurusan dengan birokrasi di setiap negara yang dikunjungi. Bahkan tidak sedikit orang yang harus repot bolak-balik untuk mengurus visa ke Kedutaan negara yang akan dituju.

Untuk itu sebuah visa yang dinamakan Visa Schengen diciptakan karena dapat membuat segala hal lebih ringkas, efisien dan memudahkan seseorang untuk dapat keluar masuk ke berbagai negara di Eropa. Lantas apa itu yang dinamakan Visa Schengen?

#1. Sejarah Visa Schengen

Diciptakannya Visa Schengen bermula repotnya harus mengurus visa agar dapat mengunjungi atau melintasi sesama negara di Eropa yang terbilang berdekatan satu dengan lainnya. Akhirnya pada tahun 1985, di Schengen, Luxemburg, telah diadakan rapat yang menghasilkan sebuah perjanjian yang disebut dengan nama Perjanjian Schengen.

Dalam Perjanjian Schengen tersebut berisikan berbagai aturan kebijakan bersama yang menyangkut izin masuk dengan durasi jangka pendek. Hingga tahun 2006, sudah ada 30 negara yang mencakup sebagian besar anggota Uni Eropa. Khususnya untuk Republik Irlandia (IR) dan Britania Raya (GB), kedua negara ini tidak ikut dalam pengawasan perbatasan bersama dan pengeluaran visa, melainkan hanya turut serta dalam kerjasama polisi lintas batas saja. Bahkan sekarang pos pengawasan perbatasan di negara-negara yang menerapkan perjanjian Schengen tersebut telah dihapuskan.

Dengan memiliki Visa Schengen, maka setiap orang dapat memasuki negara-negara yang menerapkan isi perjanjian Schengen dengan bebas, kecuali di IR dan GB.

#2. Negara yang menerapkan Perjanjian Schengen

Setidaknya ada banyak negara di Uni Eropa, non Uni Eropa dan micro country yang kini telah menerapkan Visa Schengen ini. Berikut daftarnya:

  1. Belgia 
  2. Denmark
  3. Jerman
  4. Finlandia
  5. Perancis
  6. Yunani
  7. Italia
  8. Luxemburg
  9. Austria
  10. Portugal
  11. Belanda
  12. Norwegia
  13. Spanyol
  14. Swedia
  15. Islandia
  16. Malta
  17. Estonia
  18. Hongaria
  19. Latvia
  20. Lithuania
  21. Polandia
  22. Slovenia
  23. Slowakia
  24. Ceko
  25. Swiss
  26. Liechtenstein

Termasuk juga 3 negara micro, seperti Monaco, San Marino dan Vatican yang menerapkan Visa Schengen ini.

Maka dengan memeiliki Visa Schengen, Anda dapat keluar masuk negara-negara yang yang masuk dalam zona Schengen secara bebas bahkan lebih dari 1 kali. Hal tersebut tentunya tidak merepotkan lagi bukan?

(Baca juga : Lakukan 3 Cara Ini untuk Daptkan Liburan Akhir Tahun Penuh Keuntungan )

#3. Jenis Visa Schengen

Visa Schengen dibagi menjadi 2 macam yang dibedakan dari proses pengaplikasian pertama untuk visa tersebut, yaitu:

Single Entry

Visa Schengen Single Entry adalah jenis visa yang dapat dipergunakan di negara-negara pengguna Perjanjian Schengen saja dan akan tidak berlaku jika Anda keluar dari zona Schengen. Jadi Anda harus mengurus ulang Visa Schengen jika sudah meninggalkan zona Schengen dan ingin kembali lagi ke salah satu negara yang menerapkannya di lain waktu.

#4. Multiple Entry

Visa satu ini adalah visa yang dapat Anda gunakan untuk keluar masuk di negara-negara Schengen lebih dari 1 kali dan juga masuk ke negara-negara non zona Schengen, seperti Rumania, Bulgaria, IR, GB, Cyprus, Liechtenstein dan Andora. Untuk memasuki negara-negara non zona Schengen, Anda perlu memiliki visa turis atau visa berkunjung untuk negara-negara tersebut.

#5. Kepengurusan

Untuk mendaftar dan memiliki Visa Schengen, maka Anda dapat menghubungi Kedutaan Besar tiap negara Uni Eropa yang ada di Jakarta atau di negara tempat Anda berada sekarang ini atau juga dapat melakukannya via online, dengan cara mengunjungi website resmi kedutaan yang bersangkutan.

Di Kedutaan Besar negara-negara yang bersangkutan atau dengan mengakses website resmi mereka, maka Anda akan mendapatkan dan mengetahui informasi detail tentang syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk pengurusan Visa Schengen.

Untuk kepengurusannya, Anda wajib mencantumkan dana yang dipunyai yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama di negara-negara zona Schengen sampai dengan biaya untuk pulang ke negara asal. Tidak hanya itu, Anda juga wajib mengikutsertakan informasi mengenai biaya untuk transit ke negara ketiga yang telah dijamin izinnya atau bukti booking tiket pesawat dan reservasi hotel.

Selain itu, Anda juga harus memiliki asuransi perjalanan karena ada beberapa negara-negara di dalam zona Schengen yang mengharuskan siapa saja yang ingin melintas atau berkungjung ke tempat mereka untuk memiliki asuransi perjalanan. Tujuannya agar Anda dapat memiliki jaminan perlindungan yang maksimal selama di tempat asing.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda