Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Tips Paling Efektif Cairkan Klaim Asuransi Jiwa | Pasarpolis Blog

Tips Paling Efektif Cairkan Klaim Asuransi Jiwa

 by pasarpolis |  2015-04-27 07:50:10

 

Salah satu hal yang membuat masyarakat Indonesia malas memiliki asuransi adalah ribetnya birokrasi dalam pengurusan sampai dengan pencairan klaim. Untuk itu, selain dari pihak agen asuransinya sendiri yang lebih proaktif, masyarakat juga perlu mengetahui dan menambah wawasan mulai tentang pentingnya asuransi sampai dengan bagaimana proses-proses pendaftaran-klaim asuransi. (Baca Juga : Melek Asuransi Sama Dengan Langkah Awal Cintai Diri Sendiri)

Asuransi jiwa adalah bentuk penyerahan pertanggungan seseorang atas jiwa diri sendiri atau orang lain terhadap suatu perusahaan asuransi untuk mengcover kerugian finansial yang tak terduga. Untuk itu, pihak tertanggung harus membayarkan sejumlah premi yang dapat dilakukan secara bertahap atau juga langsung dan dibayar di awal.

Memiliki polis asuransi jiwa bukan didasarkan atas ikut-ikutan saja, karena memang ada sisi benefit yang akan didapat di kemudian hari. Bagi keluarga yang ditinggalkan, akan tercover sisi finansialnya karena sang tertanggung tidak dapat lagi meneruskan untuk mencari nafkah.

Untuk itu, sebelum mendaftar sebagai pihak yang tertanggung jiwanya dengan memiliki produk asuransi jiwa, ada faktor-faktor penting yang harus dipikirkan, antara lain;

  • Biaya pengobatan apabila si tertanggung memiliki riwayat penyakit berat, biaya kematian dan pemakaman serta pembayaran pajak untuk makam.
  • Dukungan finansial sementara bagi anggota keluarga atau anak yang ditinggalkan sebelum mereka dapat mencari penghasilan lain.
  • Tagihan akan kebutuhan primer setiap bulannya atau juga apabila memiliki hutang yang harus dilunasi.

Ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dan sang tertanggung meninggal dunia, maka cara efektif agar klaim segera cair dan didapatkan benefitnya adalah sebagai berikut. (Baca Juga : Tips Cerdas Sebelum Memilih dan Membeli Produk Asuransi Terbaik)

Cara#1: Pelaporan disertai dokumen pendukung

Tentunya sebagai pihak keluarga atau kerabat dari tertanggung harus mengirimkan laporan terlebih dahulu kepada pihak asuransi apabila si tertanggung meninggal dunia. Sebelum melakukan laporan, diharapkan untuk menyiapkan berkas-berkas atau dokumen pendukung seperti salinan surat kematian dari rumah duka atau kantor pemerintahan setempat. Semua informasi, mulai dari waktu, tangggal, tempat, lokasi sampai penyebab kematian dari sang tertanggung harus benar dan lengkap.

Akan ada sesi tanya jawab antara perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung dengan keluarga atau kerabat dari yang tertanggung seputar polis dan keikutsertaan klien yang meninggal dunia tersebut.

Setelah itu, pihak perusahaan asuransi akan memberikan lembar formulir atau Pernyataan Klaim untuk diisi dengan lengkap dan jelas sesuai dengan informasi tertanggung dan hal lain yang ada di dalam surat polisnya.

Cara#2: Teliti dengan seksama surat pernyataan klaimnya

Pihak keluarga atau kerabat yang mengirimkan klaim harus benar-benar secara teliti dan cermat dalam mengisi surat Pernyataan Klaim sebelum memberikannya kembali ke pihak perusahaan asuransi. (Baca Juga : Ingin Daftar Asuransi Mudah dan Cepat? Online Saja!)

Sertakan pula segala dokumen pendukung sebagai informasi penting tambahan agar klaim dapat segera cair, seperti polis dan Endorsment yang asli, Surat Keterangan Dokter sebagai penjelas penyebab kematian, Surat Kematian dari Kantor Pemerintahan Setempat, Surat Bukti Pemakaman dari Dinas Pemakaman dan Surat Keterangan Pemeriksaan Mayat dari Rumah Sakit atau Dinas Kesehatan apabila si tertanggung sempat dirawat atau dirujuk ke rumah sakit.

Hal-hal yang perlu diisikan dan tidak boleh salah dalam Pernyataan Klaim tersebut antara lain:

  • Nomor polis asuransi jiwa sang tertanggung
  • Nama lengkap dari sang tertanggung
  • Tanggal lahir sang tertanggung
  • Tanggal kematian sang tertanggung
  • Nama orang yang mengurus klaim, alamat dan tanggal lahir sesuai dengan KTP/kartu identitas lain
  • Rumah duka (alamat)

Cara#3: Menunggu proses dari perusahaan asuransi

Setelah semuanya disertakan dan diisi dengan jelas dan benar, pihak perusahaan asuransi akan melakukan verifikasi, analisis dan memproses klaim tersebut. Secara umum, proses tersebut akan memakan waktu kurang lebih 1-2 bulan lamanya. Lama tidaknya proses akan didasarkan pada dua jenis klaim asuransi jiwa yaitu incontestable claim dan contestable claim.

Setelah pihak perusahaan asuransi memeriksa sampai memproses klaim tersebut dan menyatakan sah, maka mereka akan melakukan penghitungan jumlah klaim yang akan didapatkan pihak ahli waris yaitu keluarga atau kerabat yang namanya sudah tercantum dalam polis tersebut. (Baca Juga : Tips Sederhana Pilih Produk Asuransi yang Murah dan Berkualitas)

Cara#4: Menggunakan rekening pribadi

Setelah proses sampai dengan penghitungan selesai, maka pihak perusahaan asuransi akan melakukan pembayaran klaim kepada pihak ahli waris. Untuk itu disarankan untuk menggunakan rekening pribadi dalam menerima dana klaim agar nantinya tidak muncul masalah di kemudian hari apabila menggunakan rekening pihak lainnya.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda