Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Sedia Payung Sebelum Hujan dengan Miliki Asuransi | Pasarpolis Blog

Sedia Payung Sebelum Hujan dengan Miliki Asuransi

 by pasarpolis |  2015-04-20 03:33:20

 

Siapa sih, yang dapat memprediksi masa depan dan apa yang akan terjadi di kemudian hari? Ya, Anda tak akan pernah tahu hal-hal negatif apa yang mungkin terjadi di masa depan, mulai dari kecelakaan, sakit, imbas dari bencana alam, sampai dengan kematian.

Menilik hal ini, pepatah lawas “sedia payung sebelum hujan” memang perlu dilakukan. Akan tetapi, apa yang dapat dijadikan ‘payung’ oleh manusia untuk bersiap sebelum terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan? Jawabannya cuma satu: asuransi! (Baca Juga : Tips Paling Efektif Cairkan Klaim Asuransi Jiwa)

Produk asuransi terdiri dari beragam jenis mulai dari perlindungan untuk properti, kendaraan, hingga kesehatan fisik dan jiwa. Namun sayangnya, mengutip dari data yang dikeluarkan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada tahun 2013 silam, dari total seluruh rakyat Indonesia atau sekitar 240 juta jiwa ini, hanya 18% atau 43,7 juta jiwa saja yang ter-cover asuransi, sedangkan lainnya belum.

Ditambah lagi, menurut hasil Survei Nasional Literasi Keuangan Indonesia yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa dari total keseluruhan, baru 17,84% masyarakat Indonesia yang mengetahui dan memanfaatkan asuransi. Tidak hanya itu saja, menurut data dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), masyarakat yang belum tercover asuransi tersebut tidak hanya berasal dari golongan menengah ke bawah saja, ada yang berprofesi jadi pekerja kantoran dan sebagainya.

Menjadi satu hal yang patut dipertanyakan kenapa masih banyak orang Indonesia belum memiliki asuransi padahal di berbagai negara rata-rata penduduknya sudah ‘melek’ asuransi. Selain itu, kepemilikan polis asuransi juga dapat dikatakan sebagai investasi atau juga tabungan masa depan yang memiliki jaminan perlindungan dan pengalihan risiko terhadap apa yang ditanggungkan dalam surat perjanjian polisnya. (Baca Juga : Jangan Ikut Asuransi Kesehatan Jika Ingin Bangkrut)

Memang boleh saja Anda mengatakan bahwa dengan menabung di bank maka ada dana cadangan yang dapat digunakan ketika masalah muncul. Namun tentunya hal tersebut merupakan tanggungan Anda sendiri dan berapa tahun lagi yang harus dihabiskan untuk mengembalikan semuanya dengan ‘tangan sendiri’?

Akan tetapi, apabila Anda menggunakan produk asuransi, baik itu yang kesehatan, properti, jiwa atau lainnya, maka semua masalah yang terkait dan tercantum dalam polis pertanggungan akan dilindungi oleh perusahaan asuransi.

Memang di awal akan terasa berat karena harus membayar premi tanpa mendapatkan benefit pada saat itu juga, serta tidak dapat diambil ketika sedang butuh uang. Akan tetapi, manfaat dari asuransi akan Anda dapatkan ketika semua hal terjadi di luar kehendak dan tidak dapat dihindari, misalnya saja saat tiba-tiba tertimpa musibah kecelakaan yang menuntut biaya operasi tinggi.

Paradigma negatif mayoritas masyarakat Indonesia terhadap asuransi semakin mengkerut  dengan tidak begitu banyaknya informasi dan pendekatan dari pihak asuransi terkait manfaat dari produk proteksi dini ini. Tidak hanya produknya saja, mayoritas masyarakat Indonesia juga masih memandang sebelah mata terhadap para agen asuransi. (Baca Juga : Manfaat Miliki Asuransi Kendaraan yang Tak Disadari Banyak Orang)

Sampai sekarang, agen asuransi di Indonesia yang telah diakui secara internasional baru mencapai sekitar 763 ribu saja. Apabila dibandingkan dengan total seluruh masyarakat Indonesia, maka dapat diartikan bahwa 1 agen asuransi yang telah diakui tersebut harus mengedukasi sekitar 327 orang.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, sampai sekarang sudah banyak perusahaan-perusahaan asuransi yang mulai mengembangkan sayapnya dengan menjajaki kota dan daerah di luar pulau Jawa, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Hal ini bertujuan agar semua masyarakat Indonesia dapat paham dan memanfaatkan benefit yang diberikan asuransi. Dalam 10 tahun terakhir (2004 – 2013), total premi produksi baru meningkat 653%, sedangkan total asuransi individu naik 500%.

Walaupun masih minimnya pemahaman dan sedikitnya masyarakat Indonesia yang menggunakan manfaat asuransi, namun Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor tetap optimis bahwa industri asuransi di Tanah Air masih dapat tumbuh tinggi dan berkembang pesat.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama baik dari pemerintah atau juga perusahaan asuransi untuk mengedukasi terus masyarakat Indonesia tentang apa itu dan manfaat asuransi karena selain mereka akan mendapatkan proteksi, juga dapat melakukan investasi dengan hasil yang dapat dijadikan modal di hari tua. (Baca Juga : Melek Asuransi Sama Dengan Langkah Awal Cintai Diri Sendiri)

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda