Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Punya Lahan Kosong? Jangan Biarkan Terbengkalai | Pasarpolis Blog

Punya Lahan Kosong? Jangan Biarkan Terbengkalai

 by pasarpolis |  2016-06-16 04:26:40

Daripada ditumbuhi ilalang, manfaatkan lahan kosong milik Anda untuk berbagai hal yang bisa menghasilkan pemasukan tambahan.

Bersama suaminya, Bayu (40), Hanna (35) pergi ke daerah Sawangan untuk menengok sebidang lahan kosong yang mereka warisi dari mendiang kakeknya. Dulu Hanna berniat membangun rumah untuk keluarga mereka di sana. Tapi setelah dipikirkan kembali, ia dan suaminya merasa lebih cocok bermukim di apartemen yang dekat dengan tempat aktivitas sehari-hari. Alhasil, tanah seluas 1200 m2 itu hanya ditengok sesekali ketika mereka ada waktu.

            Hari ini Hanna cukup terkejut mendapati tumpukan sampah di satu sisi lahan miliknya. Bukan sekadar kulit pisang atau beberapa helai plastik, tetapi beberapa kantung sampah penuh yang sudah dirubungi lalat. Ada juga kasur tua, lembaran kardus yang sudah layu terguyur hujan, dan gundukan puing sisa bangunan. Pagar pembatas lahan milik Hanna memang sudah ambruk di beberapa titik, sehingga siapa pun bisa keluar-masuk dengan mudah.

            Beberapa teman Hanna sudah memperingatkan bahwa hal seperti ini bisa terjadi pada lahan kosong yang letaknya tak jauh dari tempat permukiman. Makanya, mereka menyarankan agar Hanna lebih teliti mengurus lahan miliknya atau memanfaatkannya untuk sumber penghasilan tambahan. Anda punya pengalaman seperti Hanna? Beberapa ide pemanfaatan lahan kosong di bawah ini barangkali bisa menjadi bahan pertimbangan:

1. Beri pembatas yang jelas

Hitung luas lahan milik Anda sesuai dengan sertifikat tanah, lalu lindungi investasi tanah atau rumah Anda dengan pagar pembatas yang jelas. Pagar pembatas ini berguna untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti perluasan kediaman tetangga yang melebihi batas atau pemanfaatan lahan tanpa izin seperti dijadikan tempat pembuangan sampah maupun tempat membangun bedeng.

2. Jadikan kebun atau ladang

Daripada sekadar ditumbuhi ilalang, tanami lahan Anda dengan pohon buah-buahan atau tanaman sayur dan palawija seperti jagung, ubi, singkong, cabai, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda bisa menikmati hasil panen buah dan sayuran segar dari kebun sendiri. Jika jumlahnya cukup melimpah, hasil panen dari kebun Anda ini bisa menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan.

3. Disewakan untuk tempat usaha

Banyak orang yang mencari lahan kosong di lokasi strategis sebagai lokasi usaha, misalnya untuk mendirikan bengkel dan tempat cuci kendaraan, gudang penyimpanan bahan bangunan, workshop perabot rumah tangga, pabrik skala kecil sampai menengah, pool taksi, bahkan juga POM bensin—apabila luas tanahnya cukup besar. Tantangan dalam hal ini adalah mencari mitra usaha yang kompeten dan bisa dipercaya, sehingga Anda mendapatkan keuntungan yang cukup memuaskan dari menyewakan lahan.

4. Dijadikan tempat kost atau rumah kontrakan

Pelajari rencana tata ruang dan rencana pengembangan wilayah di daerah sekitar lahan Anda. Jika akan dibangun perguruan tinggi, rumah sakit, ataupun pabrik di sekitarnya, maka pemanfaatan lahan kosong Anda sebagai tempat kost ataupun rumah kontrakan bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Setelah pembangunannya rampung, jangan lupa mendapatkan polis asuransi untuk melindungi tempat usaha Anda dari berbagai risiko yang tak dikehendaki. 

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda