Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Puasa Aman Bagi Penyandang Diabetes | Pasarpolis Blog

Puasa Aman Bagi Penyandang Diabetes

 by pasarpolis |  2016-06-06 08:43:50

Berpuasa bisa menjadi dilema rumit bagi penderita diabetes. Pahami risiko dan pola makan yang benar saat sahur dan berbuka agar puasa berjalan lancar.

Pengertian diabetes adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu akan menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa. Ada ketakutan, kondisi kesehatan bertambah buruk jika berpuasa. "Namun, jika tidak berpuasa, rasanya tidak afdol sebagai muslim dewasa," kata Arifin (35).

Tahun lalu, Arifin bertekad berpuasa. Sayangnya, dia tidak berkonsultasi dulu dengan dokter dan tidak cukup mencaritahu mengenai aturan aman berpuasa bagi penderita diabetes. Hasilnya, setelah beberapa hari, Arifin mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah terlalu rendah dan terpaksa dirawatinap di rumah sakit selama beberapa hari. Untungnya, Arifin punya asuransi kesehatan sehingga biaya rumah sakit ditanggung asuransi. Untungnya juga, setelah pengalaman pahit itu, Arifin jadi tahu risiko yang bisa dihadapi penderita diabetes dan bagaimana cara puasa aman bagi penderita diabetes.

Kenali risiko

Arifin bukan satu-satunya penyandang diabetes yang tidak ingin melewatkan momen Ramadhan untuk berpuasa. Sebelum berpuasa, konsultasikan dulu kondisi Anda pada dokter. Ada berbagai risiko yang mungkin Anda alami. Selain risiko hipoglikemia, risiko lain yang mungkin dialami penderita diabetes yang berpuasa panjang adalah:

1. Hiperglikemia (kadar gula darah berlebih)

biasanya terjadi setelah mengomsumsi terlalu banyak makanan atau minuman sarat dengan gula. Gejalanya adalah berkeringat dingin, terus merasa lapar, haus dan sering kencing

2. Dehidrasi dan trombosis

Batasan asupan cairan selama puasa, terutama jika berkepanjangan, merupakan penyebab dehidrasi. Dehidrasi dapat menjadi parah di iklim panas dan lembab dan di antara individu-individu yang melakukan kerja fisik yang berat.

Supaya Aman Berpuasa

Bagi penderita diabetes, kesadaran untuk mengatur pola makan sehat bagi penderita diabetes, pola aktivitas fisik dan konsumsi obat jika diperlukan, sangatlah penting. Jelasnya, inilah yang harus dilakukan agar penderita diabetes bisa berpuasa Ramadhan dengan aman

1. Cek kadar glukosa lebih sering

Miliki sarana untuk memantau kadar glukosa darah dan lakukan pemeriksaan beberapa kali sehari. Hal ini sangat penting pada pasien dengan diabetes tipe 1 dan pada pasien dengan diabetes tipe 2 yang membutuhkan insulin.

2. Makanan bagi penderita diabetes

Pola makan selama bulan Ramadhan seharusnya tidak berbeda pola makan yang sehat dan seimbang sehari-hari.Tujuannya adalah mempertahankan massa tubuh yang konstan.  Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks supaya gula darah tetap stabil. Jangan makan berlebih dan  perbanyak asupan cairan selama jam-jam tidak berpuasa dan makan sahur selambat mungkin sebelum dimulainya waktu berpuasa. Pantangan bagi penderita diabetes juga sama seperti hari- hari bukan bulan puasa yakni batasi asupan gula dan lemak jenuh.

3. Aktivitas fisik

Pertahankan tingkat aktivitas fisik yang normal. Hindari aktivitas fisik yang berlebihan karena dapat menyebabkan risiko hipoglikemia menjadi lebih tinggi.

4. Konsultasi ke dokter

Semua orang dengan diabetes yang ingin berpuasa selama bulan Ramadhan harus menjalani persiapan yang diperlukan untuk melakukan puasa seaman mungkin. Ini termasuk konseling dan penilaian medis oleh dokter Anda.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda