Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Peserta BPJS Wajib Tahu Sistem Rujukan BPJS Kesehatan | Pasarpolis Blog

Peserta BPJS Wajib Tahu Sistem Rujukan BPJS Kesehatan

 by pasarpolis |  2015-06-03 04:38:26

 

Penggunaan BPJS Kesehatan sedikit berbeda dengan penggunaan kartu asuransi kesehatan yang lain. Jika asuransi kesehatan lainnya memungkinkan peserta untuk berobat ke rumah sakit mitra manapun kemudian melakukan klaim, BPJS menerapkan “Sistem Rujukan”.

Sistem Rujukan yang baru diterapkan tentu saja butuh proses untuk memahaminya dan melakukannya dengan benar. Di awali dengan iuran yang harus dibayarkan hingga syarat dan ketentuan untuk berobat dengan BPJS Kesehatan.

Dalam memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk memperoleh fasilitas kesehatan terbaik, Anda perlu memperhatikan beberapa hal yang diterapkan dalam Sistem Rujukan sebagai berikut.

Hal#1: Fasilitas Kesehatan Pertama (Faskes I)

Untuk berobat, pemegang kartu BPJS Kesehatan wajib mendatangi Faskes I terlebih dahulu. Faskes yang dapat didatangi pun hanya Faskes yang tercantum pada kartu BPJS, kecuali dalam keadaan darurat. Untuk berobat kerumah sakit pun pasien harus memiliki rujukan dari Faskes I.

Hal#2: Memilih Lokasi Faskes I

Lokasi Faskes I sebaiknya dapat anda jangkau dengan mudah atau dekat dari rumah. Hal ini akan memudahkan Anda untuk segera berobat. Dalam memilih lokasi Faskes I perhatikan hal-hal berikut:

  • Lokasi dekat dengan rumah
  • Ketahui jadwal jam kerja Fakses I.
  • Buka 24 Jam, jika ada. Hal ini akan mempermudah Anda dalam berobat.
  • Fasilitas lengkap. Jika memungkinkan, pilih Faskes I yang memiliki fasilitas lengkap.

BPJS menyediakan pilihan Faskes I diseluruh Indonesia, jadi pemilihan Faskes I sebaiknya dilakukan sebelum melakukan pendaftaran. Selain itu, lokasi Faskes I juga dapat dipilih tidak sesuai alamat KTP, tapi alamat domisili.

Ketentuan ini berdasarkan banyaknya WNI yang tempat tinggal dan alamat KTP-nya berbeda. Jadi Lokasi Faskes I dapat dipilih dimanapun di Indonesia, selama lokasi yang dipilih mudah dan cepat dijangkau.

Hal#3: Berobat Diluar Kota

Ketika sedang mudik atau berda diluar kota tidak menutup kemungkinan Anda terserang penyakit, lalu bisakah Anda berobat dengan BPJS?

Jawabannya bisa. Karena BPJS Kesehatan berlaku di seluruh Indonesia, Anda tetap dapat menggunakannya ketika Anda berada di luar kota. Tapi sebelumnya Anda wajib datang ke kantor BPJS terdekat untuk mendapatkan akses ke Faskes I terdekat.

Hal#4: Berobat Tanpa Rujukan

Dalam kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan segara, sistem rujukan berjenjang dapat diabaikan. Namun kondisi gawat darurat harus sesuai dengan kriteria yang ditentukan BPJS.

Jadi sebelum Anda berobat ke rumah sakit tanpa rujukan dari Faskes I, kenali dulu kondisi gawat darurat yang dialami, sudah sesuaikah dengan kriteria gawat darurat versi BPJS?

Hal#5: Penggantian Faskes I

Anda dapat menggati atau pindah lokasi Fakses I, namun dengan syarat harus menjadi peserta minimal selama 3 bulan.

(Baca Juga : Peserta BPJS Wajib Tahu Sistem Rujukan BPJS Kesehatan)

Selain beberapa hal di atas, Sistem Rujukan yang diterapkan BPJS memungkinkan Anda tidak melakukan pembayaran selama berobat. Berbeda dengan asuransi kesehatan lain yang mengharuskan Anda membayar terlebih dahulu biaya pengobatan, selanjutnya melakukan klaim reimbursement.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda