Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Pengertian Asuransi Kesehatan Beserta Jenis-jenisnya | Pasarpolis Blog

Pengertian Asuransi Kesehatan Beserta Jenis-jenisnya

 by pasarpolis |  2015-12-14 02:29:03

Terdapat beberapa definisi asuransi menurut para Ahli, yakni:

  • Definisi asuransi menurut Robert I. Mehr: Asuransi adalah suatu alat untuk Menurut Robert mengurangi resiko dengan menggabungkan sejumlah unit-unit yang beresiko agar kerugian individu secara kolektif dapat diprediksi. Kerugian yang dapat diprediksi tersebut kemudian dibagi dan didistribusikan secara proporsional di antara semua unit-unit dalam gabungan tersebut.
  • Definisi asuransi menurut Mark R. Greene: Asuransi adalah institusi ekonomi yang mengurangi resiko dengan menggabungkan di bawah satu manajemen dan kelompok objek dalam suatu kondisi sehingga kerugian besar yang terjadi dan diderita oleh suatu kelompok dapat diprediksi dalam lingkup yang lebih rinci.
  • Pengertian asuransi menurut C Arthur Williams Jr. dan Richard M. Heins: Asuransi merupakan alat dimana resiko dua orang atau lebih atau perusahaan-perusahaan digabungkan melalui kontribusi premi yang pasti atau yang ditentukan sebagai dana yang dipakai untuk membayar klaim.
  • UU RI No. 2 Tahun 1992: Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dimana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan. Atau, tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti; atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Sedangkan definisi asuransi kesehatan berdasarkan, “Health Insurance is the payment for the excepted costs of a group resulting from medical utilization based on the excepted expense incurred by the group. The payment can be based on community or experience rating”, dapat dijabarkan menjadi beberapa arti, yaitu:

  • Terdapat sebuah pembayaran atau dalam istilah ekonomi disebut sebagai transaksi yang melibatkan sejumlah uang, transaksi ini disebut sebagai premi.
  • Terdapat biaya yang harus dikeluarkan karena penggunaan pelayanan medik.
  • Pelayanan medik yang dilakukan, didasarkan pada bencana yang mungkin terjadi yaitu sakit.
  • Sakit merupakan suatu hal yang tidak pasti (uncertainty), tidak teratur dan jarang terjadu. Namun, implikasi biaya pengobatan dapat membebani ekonomi rumah tangga. Kondisi ini disebut dengan catastrophic illness.

(Baca juga : Sebelum Membeli Asuransi Kesehatan, Apa yang Harus Diperhatikan? )

Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa asuransi kesehatan merupakan suatu mekanisme pengalihan risiko (sakit) dari risiko perorangan menjadi risiko kelompok. Karena risiko individu di tanggung kelompok, maka beban ekonomi akan semakin ringan.

Jenis-jenis Asuransi Kesehatan

Berdasarkan definisi asuransi kesehatan, dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan ciri-ciri tertentu. Ciri tersebut, akan memudahkan Anda untuk lebih mengenal tentang asuransi. Berikut pembagiannya.

#1 Berdasarkan hubungan ketiga komponen asuransi

  1. Asuransi tripartied

Asuransi ini berlaku bila ketiga komponen asuransi terpisah satu sama lain dan masing-masing berdiri sendiri.

  1. Asuransi bipartied

Dalam asuransi bipartied, PPK dapat merupakan milik atau dikontrol oleh perusahaan asuransi.

#2 Berdasarkan jumlah peserta

  1. Asuransi kesehatan individu (individual health insurance), jika pesertanya individu atau perorangan.
  2. Asuransi kesehatan keluarga (family health insurance), jika pesertanya merupakan sebuah keluarga.
  3. Asuransi kesehatan kelompok (group health insurance), jika pesertanya satu kelompok atau kumpulan tertentu.

#3 Berdasarkan keikutsertaan anggota

  1. Asuransi kesehatan wajib (Compulsory Health Insurance)

Asuransi kesehatan wajib harus diikuti oleh seseorang yang tergabung dalam suatu kelompok tertentu misalnya pegawai atau karyawan dalam sebuah perusahaan.

     2. Asuransi kesehatan sukarela (Voluntary Health Insurance)

Asuransi kesehatan sukarela keikutsertaannya tidak wajib tetapi diserahkan kepada pilihan, keinginan dan kemampuan masing-masing individu.

#4 Berdasarkan kepemilikan badan penyelenggara

  1. Asuransi kesehatan pemerintah (Government Health Insurance)

Asuransi kesehatan milik pemerintah merupakan pengelolaan dana asuransi yang dilakukan oleh pemerintah. Asuransi jenis ini memberikan keuntungan lebih, terutama bagi masyarakat kurang mampu karena adanya subsidi. Sayangnya, pelayanan yang diberikan kurang baik, sehingga tidak memuaskan pelanggan atau pasien.

      2. Asuransi kesehatan swasta (Private Health Insurance)

Asuransi kesehatan milik swasta merupakan asuransi kesehatan yang pengelolaan dananya dilakukan oleh suatu badan swasta. Keuntungan yang bisa diperoleh dari asuransi kesehatan swasta adalah mutu pelayanan lebih baik, meskipun pengamatan terhadap penyelenggaraannya sulit dilakukan.

#5 Bedasarkan peranan badan penyelenggara asuransi

  1. Hanya bertindak sebagai pengelola dana

Bentuk ini ada kaitannya dengan model tripartied dan menjadi bentuk klasik dari asuransi kesehatan. Bentuk ini dapat merugikan ataupun menguntungkan tergantung dari kombinasi sistem pembayaran yang dijalankan. Jika dikombinasikan dengan reimbursment, akan merugikan. Sebaliknya jika dikombinasi dengan prepayment akan menguntungkan.

     2. Bertindak sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan

Bentuk ini berkaitan dengan bipartied, dimana keuntungan yang diperoleh berupa pengamatan terhadap biaya kesehatan yang dapat ditingkatkan sehingga terjadi penghematan. Kerugiannya pelayanan kesehatan yang diberikan tergantung dari badan penyelenggara bukan kebutuhan masyarakat.

#6 Berdasarkan jenis pelayanan yang ditanggung

  1. Menanggung seluruh jenis pelayanan kesehatan

Pada asuransi jenis ini. pengobatan (kurative), pemulihan (rehabilitative), peningkatan (promotive) maupun pencegahan (preventive) ditanggunggung oleh perusahaan asuransi. Dengan demikian pelayanan yang diberikan bersifat menyeluruh (comprehensive) dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta. Tujuan utamanya agar peserta jarang sakit dan secara timbal balik akan menguntungkan badan penyelenggara asuransi.

      2. Menanggung sebagian pelayanan kesehatan

Pada asuransi kesehatan ini, hanya perawatan dengan biaya besar yang akan dilakukan di rumah sakit. Sedangkan perawatan dengan biayanya kecil dilakukan di puskesmas.

#7 Berdasarkan jumlah dana yang ditanggung

  1. Seluruh biaya kesehatan yang diperlukan ditanggung oleh badan penyelenggara.
  2. Hanya sebagian biaya kesehatan yang ditanggung oleh badan penyelenggara.

#8 Berdasarkan cara pembayaran kepada penyelenggara pelayanan kesehatan

  1. Berdasarkan jumlah kunjungan peserta

Pembayaran kepada penyelenggara ksesehatan dilakukan berdasarkan jumlah kunjungan peserta yang memanfaatkan pelayanan kesehatan (reimbursment). Jenis ini memungkinkan jumlah peserta berbanding lurus dengan jumlah uang yang diterima oleh penyelenggara pelayanan kesehatan.

     2. Berdasarkan kapitasi

Pembayaran berdasarkan kapitasi merupakan cara pembayaran yang didasarkan pada jumlah anggota/penduduk yang dilayani, berdasarkan konsep wilayah.

#9 Berdasarkan waktu pembayaran terhadap PPK

  1. Retrospective Payment

Pada jenis ini, pembayaran dilakukan setelah pelayanan kesehatan selesai diselenggarakan, biasanya dihitung berdasarkan service by service atau patient by patient.

     2. Pre Payment

Pembayaran dilakukan di muka, sebelum pelayanan diselenggarakan, biasanya perhitungan berdasarkan kapitasi dengan pelayanan komprehensif dengan tujuan penghematan.

(Baca juga : Tips Memilih Produk Asuransi Kesehatan Terbaik )

#10 Berdasarlam jenis jaminan

  1. Jaminan dengan uang, berlaku jika penggantian biaya pelayanan yang diberika berupa pembayaran menggunakan uang tunai.
  2. Jaminan yang diberikan tidak berupa uang (Managed Care), contohnya: JPKM, Askes.

 

Selain pembagian asuransi kesehatan berdasarkan ciri-ciri khusu, asuransi kesehatan juga dibagi berdasarkan perlindungan atau proteksi atas resiko hilangnya sumber finansial dikarenakan oleh kondisi tertanggung yang mengalami suatu penyakit (illness), kecelakaan (accidental injury) atau karena ketidakmampuan (disability). Dalam kelompok ini terdapat 2 jenis produk, yaitu :

  1. Medical Expense Coverage, yaitu jenis produk yang memberikan santunan guna membayar biaya perawatan tertanggung yang mengalami suatu penyakit atau karena kecelakaan.
  2. Disability Income Coverage, merupakan produk yang memberikan santunan sebagai pengganti atas hilangnya penghasilan bagi tertanggung sebagai dampak dari ketidakmampuannya dalam bekerja.

Setelah memahami pengertian atau definisi asuransi kesehatan beserta jenis-jenisnya, semoga Anda lebih teredukasi tentang asuransi, dengan membaca artikel yang membahas definisi asuransi kesehatan ini, setelah memahami hal dasar tentang asuransi sekarang saatnya Anda menghubungi PasarPolis dan mendapatkan asuransi kesehatan.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda