Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
OJK Terus Dorong dan Kembangkan Sektor Asuransi Mikro | Pasarpolis Blog

OJK Terus Dorong dan Kembangkan Sektor Asuransi Mikro

 by pasarpolis |  2015-05-25 06:50:04


Keinginan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengembangkan keberadaan asuransi mikro di Indonesia terus dilakukan sampai sekarang ini. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan menyiapkan strategi khusus yaitu pembuatan pusat informasi asuransi mikro untuk mempermudah para pelaku industri dalam menjalankan bisnisnya.

Pengembangan Asuransi Mikro di Indonesia

Dalam kerangka yang sudah dibangun OJK, pengembangan asuransi mikro di Indonesia dapat dijadikan sebagai open source yang nantinya dapat berfungsi sebagai penolong para pelaku industri.

Apa yang terus dilakukan oleh OJK ini merupakan lanjutan dari seminar yang bertajuk, "Seminar Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Daerah", di Aceh pada bulan September 2014 silam.

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyampaikan bahwa dengan adanya otonomi daerah maka setiap daerah pasti memiliki kewenangan untuk mengembangkan potensi daerahnya masing-masing.

Oleh karenanya, pada kesempatan itu, Muliaman juga menjelaskan bahwa dengan menumbuhkan, meningkatkan dan mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) menjadi hal penting dalam upaya mendorong kemajuan perekonomian di daerah.

Apabila sektor UMKM dan BPD dapat meningkat dan berkembang sesuai dengan yang diharapkan, maka secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap peningkatan taraf hidup, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Muliaman juga tidak lupa mengatakan bahwa untuk meningkatkan dan mengembangkan UMKM dan BPD, maka OJK akan bekerja sama dengan Bank Indonesia dengan meluncurkan strategi nasional Inklusi Keuangan yang diharapkan dapat menjadi penyedia kredit masyarakat miskin dan usaha mikor kecil sekaligus mencakup tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan membantu pemerintah meningkatkan distribusi pendapatan daerah.

Selain Muliaman dari OJK, seminar tersebut juga dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani. Dia menjelaskan bahwa apa yang diupayakan OJK sangatlah menggembirakan karena selama ini perusahaan pembiayaan hanya terfokus pada pembiayaan konsumen dan leasing, sehingga terdapat gap yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan infrastruktur dan UKM.

Beberapa hari lalu, Direktur Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah OJK Muhammad Muchlasin mengatakan bahwa pihaknya sudah menargetkan bahwa di tahun 2015 ini akan dibangun sebuah pusat asuransi mikro yang dapat digunakan sebagai pemicu inisiatif perusahaan dalam mengembangkan konsep yang selama ini belum mereka kembangkan.

OJK juga tidak lepas tangan begitu saja, mereka akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap produk mikro bersama. Dari upaya yang dilakukan sejak tahun 2014 lalu, tercatat terjadi peningkatan pendapatan premi bruto (GWP) sebesar Rp 96,7 miliar atau tumbuh 14,6 persen dibandingkan dengan tahun 2013 lalu yang hanya sebesar Rp 84,36 miliar.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda