Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Kiat Sukses Menyiapkan Biaya Pendidikan Anak | Pasarpolis Blog

Kiat Sukses Menyiapkan Biaya Pendidikan Anak

 by pasarpolis |  2016-06-23 04:19:54

Biaya pendidikan anak semakin mahal. Untuk menjamin pendidikan si Buah Hati tetap berkelanjutan, orang tua perlu mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini.

Bagi orang tua, anak segalanya. Salah satu cinta orang tua adalah memastikan anak-anak bisa mendapatkan pendidikan setinggi mungkin di sekolah yang terbaik. Tapi berita buruknya, biaya pendidikan anak selalu naik setiap tahun. Inilah yang membuat kepala banyak orang tua, termasuk pasangan Mita (29) dan Angga (31), mumet. Buah hati mereka memang baru berusia satu tahun, tapi mereka sudah harus memikirkan dana pendidikan Si Kecil, dari mulai masuk Playgroup, TK, sampai Perguruan Tinggi. Mereka ingin Si Kecil masuk sekolah-sekolah favorit. Mita dan Angga juga ingin memastikan pendidikan anaknya tidak terhenti di tengah jalan bila terjadi sesuatu pada mereka.   

Tabungan atau Asuransi Pendidikan?

Anda mungkin mengalami kepusingan yang sama dengan Mita dan Angga. Sebagai orang tua, Anda sangat menyadari pentingnya pendidikan anak. Karena itu, tugas Andalah untuk  mempersiapkan dana pendidikan mereka. Dengan biaya pendidikan yang semakin tinggi pada hari ini dan nanti, tentunya Anda harus merancang strategi keuangan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak.

Sampai saat ini, biaya pendidikan anak menjadi salah satu pos pengeluaran yang tidak terhindar dari inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa. Besarnya inflasi dana pendidikan sangat tinggi, sebesar 15-25 persen setiap tahun.  Ambil contoh, jika biaya masuk TK A tahun ini sebesar Rp 15 juta, dengan inflasi 10%, maka biaya masuk TK tersebut tahun depan adalah Rp 17.250.000. Begitu seterusnya. Itu baru TK, bagaimana bila sampai perguruan tinggi? Terbayang bukan, besarnya biaya yang harus Anda siapkan?

Untuk menjamin agar pendidikan anak tetap berkelanjutan, alangkah baiknya bila Anda mulai merencanakannya sedini mungkin dengan tabungan pendidikan anak atau asuransi pendidikan anak.  Kedua jenis investasi ini memiliki perbedaan dan plus minus yang Anda perlu ketahui.

Tabungan pendidikan mewajibkan nasabah menyetor jumlah tertentu, untuk mencapai jumlah uang tertentu sesuai yang telah ditetapkan di awal periode, misalnya saat masuk SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Tingkat  pengembaliannya (bunga) ada yang tetap (fix) dan mengambang (floating).

Tabungan pendidikan biasanya juga memiliki unsur jiwa (Term life) yang memberikan nilai tunai pada masa mencicil iuran, bila sang pencari nafkah (yang membayar cicilan) meninggal dunia.

Sedangkan asuransi pendidikan anak adalah asuransi yang ditujukan bagi para orangtua dalam mempersiapkan dana pendidikan bagi anak-anaknya kelak. Asuransi pendidikan akan menggantikan fungsi orangtua yang menabung secara reguler pada dana pendidikan apabila terjadi risiko pada orangtua semisal meninggal dunia ataupun sakit yang menyebabkan ia tidak dapat mencari nafkah lagi.

Menurut perencana keuangan Freddy Pieloor, baik tabungan pendidikan maupun asuransi pendidikan, sama-sama mempunyai keunggulan masing-masing. Freddy menyarankan untuk melakukan kombinasi, yaitu membeli asuransi jiwa berjangka (term life) dengan nilai uang pertanggungan sesuai dengan dana pendidikan yang dibutuhkan. Dan sesuaikan dana pendidikan anak, disesuaikan dengan usia anak dan jangka waktu yang tersedia. Misal, jika anak sekarang berusia dua tahun dan akan masuk SD pada usia tujuh tahun, waktu yang tersedia untuk menyiapkan dana adalah lima tahun.  Jenis investasi yang sesuai adalah reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap.

Tips Mempersiapkan Dana Pendidikan

Mempersiapkan dana pendidikan anak  tidak bisa sembarangan. Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

-Tentukan sekolah yang ingin dituju dan hitung kebutuhan biaya saat ini. Lakukan riset berapa biaya uang pangkal, uang sekolah bulanan, dan sebagainya. Lalu hitung kebutuhan biaya nanti dengan memasukkan inflasi sebesar 15-25 persen per tahun.

-Pertimbangkan usia anak, sehingga Anda bisa mengetahui waktu yang tersedia dari sekarang hingga saatnya dana harus dikeluarkan. Sebaiknya siapkan dana pendidikan jauh-jauh hari, bahkan mungkin sebelum Si Kecil lahir.

-Usia orangtua. Jika usia Anda 45 tahun dan anak masih berusia lima tahun, dengan asumsi usia pensiun 55 tahun, maka waktu yang tersedia hanya 10 tahun saja untuk menyiapkan dana pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi. Kondisi ini tentu akan memengaruhi jumlah cicilan atau premi yang harus Anda bayarkan setiap bulannya.

-Pahami bank, perusahaan asuransi atau perusahaan manajemen investasi yang ingin Anda pilih. Sebaiknya Anda pilih yang memiliki repuasi baik dan prosedur pencairannya tidak berbelit-belit.

-Pahami produknya dengan benar, baca prospektus atau kontraknya dengan seksama. Jangan ragu untuk bertanya pada agen atau customer care bila ada poin-poin yang tidak Anda mengerti.

Selamat mempersiapkan dana pendidikan Si Kecil. 

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda