Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Kenali Cara Menghitung Asuransi Mobil Antik Sekaligus Cara Perawatannya | Pasarpolis Blog

Kenali Cara Menghitung Asuransi Mobil Antik Sekaligus Cara Perawatannya

 by pasarpolis |  2015-11-14 02:38:08

#1Gunakan bodi cover

Cara praktis untuk melindungi mobil klasik dari debu adalah dengan menutup permukannya menggunakan bodi cover. Bodi cover akan melindungi permukaan mobil dari panas dan hujan yang bisa bikin cat mobil mengelupas. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan bodi cover balon yang akan menjaga sirkulasi udara di dalam mobil jadi lebih baik.

#2Gunakan jack stand / dongkrak

Bila Anda tak berencana menggunakan mobil klasik dalam waktu lama, ada baiknya Anda menaikkan posisi dengan dongkrak. Cara ini juga akan menghindarkan mobil Anda dari banjir dan suspensi mobil klasik pun lebih sehat. Dengan begitu, Anda tak perlu merasa tersiksa bila harus mengenakannya karena mobil tetap nyaman saat di perjalanan.

#3Cek aki dan oli

Bila tidak dipakai, pastikan untuk mencabut aliran listrik dari aki mobil menujus sistem kelistrikan mobil. Ini berfungsi untuk menjaga agar kondisi aki mobil tetap optimal saat tak digunakan. Pastikan pula bahwa tangki oli juga sudah kering. Membiarkan tangki oli mobil klasik tetap terisi oli tanpa digunakan akan membuatnya korosi. Selain itu, Anda juga bisa mengganti oli lama dengan oli anti korosi.

(Baca juga: Tips Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor)

#4Ganti ring piston

Coba cek kondisi ring piston apakah dalam keadaan lemah atau tidak? Bila iya, gantilah dengan melakukan skir klep. Ini berfungsi untuk menghaluskan klep yang sudah berkerak hingga bensin dapat mengalir dengan lancar. Dengan begitu, Anda tak perlu mengalami mesin macet saat menggunakan mobil bepergian.

#5Jadwalkan pemakaian

Meskipun antik, namun mesin mobil klasik juga perlu dipanaskan dan tak hanya didiamkan sebagai pajangan garasi. Oleh karena itu, luangkan waktu sebanyak 1 hingga 2 minggu sekali untuk mengendarai mobil klasik. Anda bisa menggunakannya untuk menempuh jarak yang tak terlalu jauh agar kondisi mesin tetap optimal.

Nah, selanjutnya bagi Anda pecinta motor gede alias (moge), ada sejumlah perawatan wajib yang perlu Anda tahu. Apa itu? Berikut ulasannya:

  • Rutin ganti oli

Performa moge harus didukung dengan kinerja mesin yang maksimal. Oleh karena itu, rutinlah mengganti oli agar mesin motor besar bebas macet dan korosi. Setidaknya, ganti oli setelah Anda menempuh perjalanan maksimal 2.000 km.

  • Gunakan minyak rem khusus

Mengendarai moge Jepang dan Eropa memang terasa menyenangkan karena sistem kopling hidrolisnya lebih ringan. Namun, bila Anda memakainya setiap hari, minyak oli hidrolisnya akan panas dan mengakibatkan kopling selip. Oleh karena itu, gunakan minyak rem DOT-4 atau DOT-5 yang lebih tahan panas.

  • Saklar Cut-off

Usai menggunakan motor besar, usahakan jangan langsung mematikan motor melalui kunci kontak. Namun, matikan mesin melalui tombol cut off untuk mencegah arus balik ke CDI sehingga pengapiannya lebih awet.

  • Cek ketegangan rantai

Karena power di motor-motor gede cenderung besar, maka Anda harus sering mengecek ketegangan rantai. Sebab, rantai akan cepat kendor atau renggang bila power motor itu sendiri besar. Setidaknya, Anda harus mengecek minimal 1 bulan sekali.

  • Perhatikan kualitas bahan bakar

Bahan bakar motor besar seperti Kawasaki ZX-6R dan Honda CBR 250R harus diperhatikan.  Sebab, Kawasaki ZX-6R menggunakan RON 95 yang harus menggunakan Pertamax Plus.

  • Sistem kelistrikan

Pada umumnya, sistem kelistrikan motor besar sudah terkomputerisasi sehingga Anda hanya perlu mengecek kesehatan aki. Bila aki lemah, lebih baik lakukan pengisian ulang selama 2,5 jam karena cara ini membuat aki lebih awet.

Usahakan untuk tidak mendorong atau men-jumper aki sebab cara ini tidak akan maksimal untuk menyimpan arus listrik. Bila Anda akan meninggalkannya dalam waktu cukup lama, lepaskan kabel kutub negatif aki.

  • Rawat bagian knalpot

Lapisan krom di bagian knalpot motor besar Anda bisa berubah warna. Oleh karena itu, Anda bisa melindunginya dengan menggunakan batu hijau (langsol) yang ditumbuk halus, kemudian campurkan dengan  minyak tanah. Gunakan campuran ini untuk menggosok bagian dalam knalpot yang kusam.

  • Cat ulang

Keseringan dipakai juga mengakibatkan warna cat motor besar jadi memudar. Namun, Anda bisa membuatnya lebih cemerlang dengan melakukan pengecatan ulang. Poles motor dengan cat yang mengandung silikon atau pelindung cat.

  • Perhatikan tekanan angin ban

Kenyamanan mengendarai motor besar juga ditentukan dari tekanan angin di dalam ban. Bagian depan motor Anda akan mengalami guncangan yang mempersulit kemudi. Oleh karena itu, rutinlah untuk mengecek tekanan ban dengan menekannya.

(Baca juga: Mau Mudik Nyaman? Andalkan 3 Aplikasi Google Ini)

  • Tutup dengan kain pelindung

Memang tidak setiap hari Anda akan menggunakan motor gede jalan-jalan. Oleh karena itu, lindungi badan motor dengan kain pelindung saat motor berada di garasi. Anda bisa mendapatkan kain pelindung yang banyak dijual di sejumlah toko.

  • Nilai asuransi mobil klasik

Selain perawatan, Anda juga perlu mencegah mobil klasik dan motor besar dari kerusakan yang tak terduga. Itulah mengapa Anda harus melakukan perncanaan keuangan yang ideal melalui investasi dan asuransi.

Kegunaan dari investasi adalah untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang dan menjaga agar daya beli tidak tergerus inflasi. Sementara itu, asuransi akan berfungsi untuk melindungi Anda atau kendaraan bila mengalami kerugian yang tak terduga.

Cara menghitung biaya asuransi mobil klasik dan motor besar umumnya berbeda-beda, tergantung jenis dan harga kendaraan. Namun, secara umum tarif premi yang berlaku untuk mobil bersifat regresif. Maksudnya, apabila nilai pertanggungan yang ditetapkan makin mahal, maka makin kecil pula persentase tarif preminya.

Sebagai contoh, di tahun 2010 lalu, harga mobil klasik Aston Martin Lagonda hanya sekitar Rp 329,6 juta. Maka untuk jenis polis yang menjamin semua risiko kecuali yang disebut dalam pengecualian polis, nilai premi yang dibayarkan senilai 1,88% dari harga mobil tersebut, yakni Rp 6,2 juta.

Namun, kini mobil tersebut memiliki nilai di pasaran sekitar Rp 533,9 juta dan persentase premi yang dibayarkan menjadi 1,32%. Namun, total biaya preminya mengalami kenaikan, yakni sekitar Rp 7 juta.

  • Nilai asuransi motor besar

Nah, bagi Anda yang memiliki motor besar, besarnya premi yang harus dibayarkan pun bervariasi. Sebagai contoh, untuk moge merek BMW motorrad model K 1600 GTL Exclusive, dealer resmi BMW Motorrad Indonesia menjualnya dengan harga Rp 951 juta. Soal premi, presentase yang ditetapkan sebesar 2,32% dan biayanya sekitar Rp 22 juta.

Namun, setiap klaim umumnya memiliki (deductible) risiko sendiri, yakni nilai tertentu yang mengurangi pembayaran klaim. Deductible diberlakukan agar tertanggung juga berhati-hati sebab ia bisa menanggung kerugian meskipun nilainya kecil.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda