Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Kanker Serviks Masih Menjadi Momok No 1 di Indonesia | Pasarpolis Blog

Kanker Serviks Masih Menjadi Momok No 1 di Indonesia

 by pasarpolis |  2015-06-08 10:04:10

 

Rahim adalah salah satu organ terpenting di sistem reproduksi wanita. Sayangnya, walaupun dianggap penting, tidak sedikit dari wanita di Indonesia yang kurang memerhatikan kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan mereka tersebut.

Sampai dengan data yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan (Kemses) pada tahun 2014 lalu, kanker payudara dan kanker rahim (serviks) adalah penyakit dengan kasus tertinggi di Indonesia. Bahkan dapat dikatakan bahwa dari 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks, 20 di antaranya meninggal dunia.

Bahkan menurut onkologi kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. Laila Nuranna PhD SpOG (K), kanker rahim masih menjadi momok dan penyebab kematian terbesar bagi wanita di Tanah Air. Di tahun 2002 kemarin saja, terhitung sudah ada sekitar 17 ribu lebih wanita yang menjadi penderita kanker serviks.

Tidak hanya di Indonesia saja, di negara-negara lain permasalahan kanker serviks ini juga terkendala pada sisi sumber dan prioritas penanganannya yang terbatas, termasuk juga pemahaman dan kesadaran masyarakat akan hal ini turut rendah.

Kurang lebih sekitar 70% penderita kanker rahim di Indonesia datang dan memeriksakan diri mereka ke dokter atau ahli spesialis saat kanker yang dideritanya sudah mencapai stadium lanjut yang berakibat pada sisi keberhasilan untuk menyembuhkannya menjadi minim.

Dr. Laila juga mengatakan bahwa semua pihak harus cepat tanggap untuk dapat mencegah penyebaran dan mengembangnya sel-sel kanker tersebut, dengan cara pemeriksaan secara rutin ke para pakar medis atau spesialis.

Selain untuk mengetahui apakah seseorang mengidap kanker serviks atau tidak, pemeriksaan itu juga berfungsi sebagai penekan tumbuhnya jaringan dan sel-sel kanker baru, apabila ternyata orang yang bersangkutan sudah memiliki bibit-bibitnya.

Memang penyebab pasti dari kanker rahim ini belum diketahui secara pasti. Namun, apabila sudah ada penanganan dini sebelum sel dan jaringannya menyebar, maka risiko tinggi dari serangan kanker satu ini juga dapat diminimalisir.

(Baca Juga: Proteksi Diri dari Kanker Serviks dengan Asuransi Kesehatan)

Menurut Dr Laila, sekarang ini dengan semakin majunya dunia teknologi dan medis, maka banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi keberdaan kanker tersebut, seperti 'papsmear test' dan inspeksi dengan usapan asam asetat.

Selain itu juga ada vaksin anti-kuman khusus yang dinamakan Human Papiloma Virus (HPV) yang berfungsi sebagai penekan berkembangnya sel kanker. Sayangnya, harga dari vaksin HPV ini masih tergolong mahal.

Untuk itu, Dr. Laila berharap bahwa baik dari pihak masyarakat untuk sadar akan kebersihan dan kesehatan organ vitalnya tersebut dan juga pihak pemerintah serta asuransi yang bersedia memberikan perlindungan dan bantuan kepada para penderita kanker serviks di Tanah Air.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda