Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
JKN Membumi, Perusahaan Asuransi Hadapi Banyak Tantangan 2015 | Pasarpolis Blog

JKN Membumi, Perusahaan Asuransi Hadapi Banyak Tantangan 2015

 by pasarpolis |  2015-05-25 08:34:51

 

Kebijakan Presiden Joko Widodo untuk terus mendorong Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ternyata membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kelimpungan mencari solusi. Pasalnya, bila JKN terus berkembang, maka industri perasuransianakan menghadapi masa-masa yang cukup sulit.

Oleh sebab itu, di tahun 2014 silam, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Firdaus Djaelani menuturkan bahwa pembahasan dengan para pelaku industri asuransi dan pihak BPJS telah dilakukan. Tujuannya, meskipun ada jaminan sosial, industri perasuransian masih tetap tumbuh.

Keinginan Pemerintah untuk mensejahterakan rakyat ini memang di satu sisi dapat menjadi “bumerang” bagi perusahaan asuransi mengingat asuransi komersial memiliki keterbatasan. Sebagai contoh, ada batasan pada jumlah orang pertanggungan, harus ada pemeriksaan kesehatan,  dan usia masuk asuransi pun dibatasi.

Oleh karena itu, pihak OJK berharap bahwa perusahaan asuransi juga harus lebih kreatif untuk mengeluarkan produk sehingga animo masyarakat untuk bergabung pun tetap tinggi. Selain itu, IJK juga meminta agar pelaku industri asuransi juga lebih siap dengan kebijakan baru dari regulator domestik yang siap untuk menghadang.

Dalam acara Insurance Outlook 2015 di Jakarta pada bulan Desember 2014 lalu, selaku Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK, Dumoly F. Pardede menuturkan bahwa tantangan persaingan industri asuransi ini akan datang dari integrasi ekonomi kawasan, baik MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), RBS (Risk Based Supervision), hingga CoB (Coordination of Benefit).

RBS merupakan sistem pengawasan berbasis risiko yang mana OJK telah melakukan persiapan dari segi infrastruktur, sumber daya manusia, dan sosialisasinya di para pelaku telah digiatkan OJK sejak awal 2014 lalu.

Sementara itu, CoB merupakan skema kerjasama koordinasi manfaat antara perusahaan swasta dengan BPJS. Belum lagi keberadaan GSII (Globol Systematically Important Insurance) yang mana akan dibentuk oleh kelompok pengawasan berskala internasional.

(Baca Juga : Agen Asuransi Berlisensi Berperan Sentral dalam Industri Asuransi)

Oleh karena itu, lesu atau tidaknya perusahaan asuransi juga mau tidak mau tetap kembali pada para pelakunya dalam melahirkan sejumlah inovasi menarik untuk memikat hati dan kepercayaan konsumen agar tetap bertransaksi.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda