Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Iuran BPJS Kesehatan Tidak Jadi Naik | Pasarpolis Blog

Iuran BPJS Kesehatan Tidak Jadi Naik

 by pasarpolis |  2016-04-03 12:28:22

 

Presiden Joko Widodo memutuskan iuran BPJS kesehatan kelas 3 tidak dinaikkan atau tetap Rp25.500 per orang per bulan. Namun, pembatalan kenaikan tersebut tidak berlaku untuk peserta kelas 1 dan kelas 2.

berdasarkan keputusan itu, jika sebelumnya iuran peserta kelas 1 dan kelas 2 sebesar Rp59.500 dan Rp42.500, maka dalam Perpres baru tersebut besarannya disesuaikan menjadi Rp80.000 untuk kelas 1 dan Rp51.000 untuk kelas 2.

Berdasarkan keputusan terbaru dari Presiden, menetapkan iuran BPJS kesehatan peserta perorangan kelas III tidak berubah, tetap Rp25.500 seperti ketentuan awal sebelum ada Perpres Nomor 19 tahun 2016. Sedangkan untuk peserta BPJS  kelas 2 dan kelas 1, besarannya sama seperti yang tertuang dalam Perpres yaitu Rp51.000 dan Rp80.000. Dengan kata lain iuran BPJS kesehatan untuk kelas 1 dan 2 akan tetap naik, tapi untuk iuran BPJS kesehatan kelas 3 tidak akan dinaikan

Dengan adanya kenaikan iuran BPJS kesehatan tersebut pemerintah memperbolehkan peserta BPJS Kesehatan yang saat ini menggunakan BPJS Kesehatan kelas 1 dan 2 untuk bermigrasi ke kelas 3. Namun, hal ini dikembalikan lagi ke peserta BPJS sendiri apakah mereka mau menerima pelayanan dari BPJS kelas 3.

Pemerintah mengharapkan agar peserta BPJS kesehatan tidak turun kelas, dikarenakan kenaikan iuran BPJS kesehatan. Jadi prinsipnya adalah gotong royong. ‎Boleh saja migrasi dari kelas 1 dan 2 ke kelas 3. Itu hak merka masing-masing. Tapi disarankan untuk masyarakat yang mampu tidak pindah kelas, pasalnya kita harus mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi atau kelas. Ini semua demi kesejahteraan bersama.

Sebelumnya, Jokowi membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk pemegang kartu kelas 3 yang terdapat dalam Perpres No 19/2016. Dalam Perpres tersebut, rencananya iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 3 akan dinaikkan dari Rp25.500 menjadi Rp30.000.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, BPJS Kesehatan Kelas 3 diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah. Karena itu, Presiden memutuskan untuk membatalkan kenaikan tersebut, sehingga pemegang kartu tetap membayar iuran seperti biasa yaitu Rp25.500.

‎Berkaitan dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan di mana tercantum pada Perpres No 19 tahun 2016 yang mengaatur mengenai kenaikan iuran BPJS kesehatan, layanan BPJS kesehatan dibagi menjadi 3 kelas, 1,2 dan 3. Kelas 3 ini memang untuk masyarakat dan rakyat bawah, yang sebelumnya diusulkan untuk dinaikkan dalam Perpres 19 menjadi Rp30.000 dari Rp25.500, Presiden memutuskan untuk dikembalikan. Artinya tetap diberlakukan untuk masyarakat Rp25.500, ‎katanya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Keputusan tetap ada ditangan Anda apakah Anda memilih pindah kelas atau tetap pada kelas yang sekarang, sejatinya perlindungan BPJS kesehatan tidak bisa Anda andalkan pada saat-saat tertentu itulah mengapa Anda disarankan menggunakan Asuransi kesehatan lain selain BPJS, dan Pasarpolis dapat menyediakan pilihan asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan bisa langsung Anda bandingkan asuransi kesehatan tersebut langsung pada halaman resmi kami.

(Baca Juga : Manfaat Asuransi untuk Atasi Kesenjangan BPJS)

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda