Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
Asuransi Kesehatan Sebagai Tabungan, Bukan Pengeluaran Sia-sia | Pasarpolis Blog

Asuransi Kesehatan Sebagai Tabungan, Bukan Pengeluaran Sia-sia

 by pasarpolis |  2016-05-09 07:46:33

Anda memahami manfaat asuransi ketika Anda membayangkan jika sewaktu-waktu Anda jatuh sakit. Tetapi mungkin Anda masih berat mengeluarkan biaya premi untuk sesuatu yang belum tentu terjadi. Apalagi jika menggunakan produk asuransi murni.

Asuransi murni tidak mengembalikan biaya premi yang telah Anda kumpulkan jika dalam periode tertentu Anda tidak mengajukan klaim. Adapun beberapa perencanaan asuransi hanya memberikan ‘No Claim Bonus’ atau potongan harga premi untuk perpanjangan asuransi di periode berikutnya. Hal inilah yang masih memberatkan Anda, bukan?

Menyisihkan Dana Untuk Asuransi Kesehatan

Kami memahami bahwa berapapun jumlahnya, uang Anda sangatlah berharga. Oleh karena itu, mari kita hitung berapa besar jumlah uang yang sesungguhnya dapat Anda hemat dan alokasikan untuk menjamin masa depan yang tak tentu.

Dari penghasilan yang Anda dapatkan setiap bulan, pasti Anda sudah mengalokasikan untuk beragam kebutuhan sehari-hari seperti makan, ongkos dan bensin, biaya telepon dan internet, belanja kebutuhan rumah tangga, biaya sekolah anak, dan sebagainya. Tak lupa juga pengeluaran yang sifatnya impulsif dan untuk bersenang-senang seperti belanja, makan di restoran, ngopi di cafe.

Gambaran Pentingnya Asuransi Kesehatan

Sekarang coba bayangkan skenario pertama. Anda memiliki asuransi dan menyisihkan sedikitnya Rp 1.000.000 tiap bulan dari pendapatan Anda untuk biaya premi. Dalam satu tahun, total pengeluaran premi Anda adalah Rp 12.000.000.

Jika Anda  sewaktu-waktu terkena penyakit, asuransi akan memberikan perlindungan yang nilainya lebih dari total premi Anda dalam setahun. Jika Anda tidak sakit, tidak melakukan klaim selama masa kontrak, uang Anda tidak kembali tetapi Anda mungkin hanya akan ditawarkan ‘No Claim Bonus’ untuk premi di masa kontrak selanjutnya.

Sekarang coba bayangkan skenario ke dua. Anda setiap bulan menyisihkan Rp 1.000.000 dari pendapatan. Di bulan ke-12 masa kontrak sudah terkumpul Rp 12.000.000 di tabungan Anda sebagai simpanan cadangan. Namun tiba-tiba di bulan ke-13 masa kontrak, Anda jatuh sakit dan harus mengeluarkan biaya hingga Rp 50.000.000, sedangkan Anda tidak memiliki simpanan lain dalam bentuk apapun. Bagaimana Anda menghadapinya?

Tentulah Anda tidak ingin mengalami skenario ke dua. Jika harus memilih, Anda lebih baik kehilangan Rp 12.000.000 dengan kondisi sehat dari pada harus mengumpulkan uang hingga Rp 50.000.000 dengan berhutang ke sana-sini dalam kondisi sakit, ya kan?

Itulah mengapa asuransi amatlah dibutuhkan. Persepsi terhadap mahalnya asuransi harus juga dipertimbangkan dengan nilai kesehatan fisik dan psikologis. Seringkali menjadi sehat adalah sesuatu yang kurang dihargai. Padahal kesehatan fisik dan psikologi sangat tak ternilai. Banyak yang takut rugi berasuransi tapi banyak yang tak sadar bahwa hidup tanpa asuransi kondisi bisa jadi jauh lebih menakutkan dan merugikan.

Oleh karena itu, Anda perlu mengubah cara pandang Anda terhadap nilai uang dan nilai kesehatan. Coba lakukan beragam riset mandiri yang mendalam terhadap asuransi kesehatan. Salah satunya bisa didapatkan melalui Panduan Lengkap tentang Asuransi Kesehatan yang dapat diunduh di sini. Setelah Anda mendapatkan informasi yang cukup dan siap memilih asuransi kesehatan, kunjungi PasarPolis dan insurance advisor kami akan memandu Anda.

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda