Situs ini membutuhkan Javascript. Silakan aktifkan Javascript untuk melanjutkan.
Pasarpolis Blog
Informasi dan tips seputar Asuransi Terlengkap
5 Panduan Membeli Rumah Pertama | Pasarpolis Blog

5 Panduan Membeli Rumah Pertama

 by pasarpolis |  2016-05-25 06:26:05

Selain kesiapan dana, kesiapan mental juga diperlukan dalam perjuangan dan proses membeli rumah pertama.

Sebelum menikah, Dinda (29) dan Banyu (32) berencana membeli rumah agar bisa lekas menjalani kehidupan mandiri setelah resmi menjadi pasangan suami istri. Inginnya sih, mendapatkan rumah di dekat lokasi tempat kerja, supaya waktu mereka tak habis di perjalanan. Syukur-syukur kalau tanahnya juga luas dan harganya juga terjangkau.

            Sebulan, dua bulan, usaha hunting rumah belum menunjukkan hasil memuaskan. Ada townhouse cantik yang lokasinya dekat tempat kerja, tapi harganya jauh melampaui ekspektasi. Ada lagi rumah berdinding bata merah yang membuat Dinda jatuh hati, namun kejelasan status tanahnya diragukan. Berhubung ini adalah pengalaman pertama membeli properti, Dinda dan Banyu tak mau gegabah membeli barang berstatus sengketa.

            Anda pernah mengalami hal serupa? Proses membeli rumah pertama memang sebuah kegiatan yang menantang. Kata orang, membeli rumah itu ibarat mencari jodoh: faktor “cocok-cocokan” mengambil peran penting di dalamnya. Beberapa tips di bawah ini bisa membantu Anda agar proses “perburuan jodoh” tersebut tak sampai berlarut-larut:

1. Pahami prosedur pembelian

Prosedur pembelian properti tentu tak sesederhana membeli barang kebutuhan sehari-hari. Ada banyak faktor yang terlibat di dalamnya, mulai dari pilihan tipe pembayaran (tunai atau KPR), tahapan pengurusan akad jual beli, sampai proses renovasi jika diperlukan. Pelajari keseluruhan proses membeli rumah yang perlu dijalani agar tak terbentur halangan berarti. Ketahui pula bahwa selain menyiapkan dana sebesar harga rumah, Anda perlu menganggarkan biaya ekstra untuk membayar uang tanda jadi, biaya notaris, pajak, dan biaya renovasi yang jumlahnya bisa bervariasi.

2. Pilih agen terpercaya

Meski proses pencarian rumah bisa dilakukan sendiri, namun memanfaatkan jasa agen properti adalah keputusan yang bijak. Selain banyaknya pilihan dari listing (daftar properti) yang dimiliki agen—serta listing yang dimiliki koneksinya, Anda juga bisa mendapatkan masukan mengenai kondisi lingkungan, perbandingan harga, prosedur perizinan, dan lain-lain. Tak perlu khawatir mengenai pembayaran komisi, karena biasanya itu adalah tanggung jawab penjual rumah, bukan pembeli. Pilih agen dengan reputasi baik yang mengenal seluk-beluk kawasan pilihan Anda.

3. Telusuri riwayat developer

Dibandingkan rumah second, pembelian rumah baru memang menguntungkan karena Anda tak perlu repot memikirkan biaya renovasi. Tapi, musibah yang lebih besar bisa terjadi jika Anda berurusan dengan developer ‘nakal’, terlebih jika pembelian dilakukan dengan sistem inden. Kerap terjadi, developer mangkir dari janji membangun fasilitas umum atau bahkan tak menuntaskan pembangunan unit rumah. Untuk menghindarinya, pilih developer yang bereputasi baik. Sebagai pembanding, kunjungi proyek pembangunan sebelumnya untuk meninjau kualitas bangunan, ketepatan waktu serah terima, serta fasilitas yang diberikan.

4. Tinjau Keseluruhan

Membeli rumah berarti Anda juga membeli lingkungan di sekitarnya. Karenanya, selain mempertimbangkan fisik rumah, pertimbangkan pula faktor lain seperti kelengkapan fasilitas (sarana ibadah, taman bermain, minimarket, sekolah, pasar, dll), kemudahan sarana transportasi, sistem pengadaan air (PAM atau sumur pompa), keamanan lingkungan, termasuk faktor lain yang bisa mempengaruhi nilai jual rumah, seperti jarak bangunan dengan sutet, risiko banjir, serta kondisi jalan menuju lokasi (jalan rusak, macet, kurang penerangan, dll). Itu semua akan menentukan kenyamanan bermukim serta nilai investasi rumah Anda.

5. Tak perlu Ngoyo

Semua orang pasti ingin punya rumah indah berhalaman luas dengan harga terjangkau dan lokasi strategis, serta dikelilingi oleh fasilitas premium. Barangkali memang ada rumah seperti itu, tapi entah berapa lama Anda mesti menunggu untuk mendapatkannya. Karenanya, tetapkan prioritas dan jangan mengulur waktu jika Anda merasa telah menemukan rumah yang mendekati harapan. Pasalnya, seiring waktu, harga properti akan naik secara signifikan sehingga bisa-bisa Anda kehilangan kesempatan memperoleh penawaran terbaik. Untuk rumah pertama, tak perlu terlalu ngoyo dalam menerapkan standar, karena seiring pertumbuhan pendapatan kelak, bisa jadi Anda akan membeli properti di lokasi lain.

Yang penting, pastikan kelengkapan dokumen dan aspek legal lainnya telah terpenuhi untuk melindungi pembelian Anda. Pastikan pula Anda mendapatkan perlindungan dalam bentuk asuransi untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan seperti kebakaran, kebanjiran, dan lain-lain. Jika membeli dengan proses KPR, biasanya Anda akan mendapatkan perlindungan asuransi properti secara otomatis dari bank penerbit. Namun jika pembelian dilakukan secara tunai, maka Anda perlu meluangkan waktu untuk memilih asuransi properti yang terbaik.

Baca Juga : 4 Cara Pintar Memilih Perumahan yang Tepat

Baca lainnya
Ikuti PasarPolis :

Dapatkan Asuransi Terbaik dari PasarPolis.com

Jaminan Pasarpolis

Banyak Pilihan
Kemudahan Membandingkan
Aman dan Terpercaya
Harga Terbaik
Bantuan Online

Terima kasih!
PasarPolis akan segera mengirimkan penawaran asuransi terbaik untuk Anda